Sunday, August 7, 2011

Pra-Musim: Community Shield 2011: Man United vs Man City: 3-2

Sempat Tertinggal 0-2, MU Juara Community Shield
Jonathan Pandapotan | Tjatur Wiharyo | Minggu, 07 Agustus 2011 | 22:37 WIB

DAYLIFE
Ekspresi gelandang Manchester United Luis Nani setelah mencetak gol pertamanya ke gawang Manchester City dalam laga Community Shield di Stadion Wembley, London, Minggu (7/8/2011).
LONDON, KOMPAS.com Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Manchester United bangkit dan berbalik menang 3-2 atas Manchester City pada duel Community Shield, di Stadion Wembley, London, Minggu (7/8/2011).

MU langsung tancap gas begitu peluit kick-off dibunyikan. Tusukan-tusukan Ashley Young dan Luis Nani dari kedua sayap membuat City tertekan. Dalam empat menit pertama, sudah ada dua tembakan dilepaskan "Setan Merah". Beruntung bagi City, semuanya dapat dipatahkan oleh kiper Joe Hart.

City kesulitan mengembangkan permainan mereka. Duet lini tengah City, Yaya Toure dan Nigel De Jong, tak mampu mendominasi lapangan tengah. Justru MU yang terus menyerang melalui permainan cepatnya.

Meski dominan, MU justru kebobolan lebih dulu melalui gol Joleon Lescott. Memanfaatkan tendangan bebas David Silva, Lescott sukses mencetak gol melalui kepalanya. Meski diapit dua bek tengah MU, Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand, Lescott tetap mampu menyundul bola masuk ke gawang David De Gea, 1-0 untuk City.

Satu menit sebelum babak pertama berakhir, malapetaka kembali menimpa MU. Dari jarak jauh, Edin Dzeko melepas tendangan geledek yang tak mampu dijangkau De Gea. Kedudukan 2-0 untuk City bertahan hingga masa jeda.

Tak puas dengan kinerja timnya, Manajer MU Sir Alex Ferguson langsung memasukkan tiga pemain baru di babak kedua. Ketiga pemain itu adalah Phil Jones, Tom Cleverley, dan Jonathan Evans. Hasilnya, permainan MU semakin hidup.

Baru tujuh menit babak kedua berjalan, Chris Smalling sukses memperkecil kedudukan. Lolos dari kawalan lini belakang MU, Smalling berhasil menyontek bola hasil umpan dari tendangan bebas Young dan gol. Kedudukan menjadi 2-1.

Momentum gol tersebut membuat para penggawa MU semakin bersemangat. Gelombang serangan cepat langsung diterapkan Patrice Evra dan kawan-kawan. Alhasil, gawang City kembali bobol pada menit ke-58.

Kerja sama trio Tom Cleverley, Nani, dan Rooney mampu menembus barikade pertahanan City. Dengan tenang, Nani mengeksekusi bola dari dalam kotak penalti dan gol, 2-2.

Nani juga yang menjadi penentu kemenangan MU lewat golnya di masa perpanjangan waktu. Berhasil mencuri bola dari kaki lawan, Nani langsung melakukan sprint sebelum akhirnya memasukkan bola ke gawang City. (*)

Susunan pemain

Manchester City:
Joe Hart; Joleon Lescott, Vincent Kompany, Micah Richards, Aleksandar Kolarov (Gael Clichy 72); Gneri Toure Yaya, Nigel De Jong, James Milner (Adam Johnson 67), David Silva; Edin Dzeko, Mario Balotelli (Gareth Barry 59)

Manchester United: David De Gea; Rio Ferdinand (Phil Jones 46), Patrice Evra (Rafael 71), Nemanja Vidic (Jonathan Evans 46), Chris Smalling; Michael Carrick (Tom Cleverley 46), Ashley Young, Nani, Anderson; Wayne Rooney, Danny Welbeck (Berbatov 88)

Minggu, 07/08/2011 22:30 WIB

Community Shield
Comeback, MU Taklukkan City 3-2
Narayana Mahendra Prastya - detiksport


Getty Images

London - Sempat ketinggalan 0-2 terlebih dahulu, Manchester United berhasil menjuarai Community Shield dengan mengalahkan Manchester City 3-2. Nani menjadi bintang dengan mengmas dua gol kemenangan "Setan Merah".

Dalam laga yang berlangsung di Wembley, Minggu (7/8/2011) malam WIB, City unggul 2-0 di babak pertama. The Citizen smembuka skor 1-0 di menit ke-38 melalui Joleon Lescott. Edin Dzeko menambah keunggulan tim besutan Roberto Mancini di menit akhir babak pembuka.

Keran gol MU mulai dibuka di menit ke-52 lewat Chris Smalling. "Setan Merah" sukses menyamakan kedudukan melalui Nani enam menit berselang. Nani menjadi pahlawan bagi MU dengan mencetak gol kemenangan di pengujung pertandingan.

Ini merupakan gelar ke-19 yang diraih MU di Charity Shield/Community Shield.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan ini manajer City Roberto Mancini menampilkan pemain yang sebelumnya berselisih dengannya, Mario Balotelli sebagai starter. Sedang striker baru The Citizens Sergio Aguero dicadangkan.

Di kubu Manchester United, Sir Alex Ferguson mempercayakan posisi penjaga gawang kepada David De Gea. Gelandang anyar Ashley Young juga menjadi starter. Sementara itu Dimitar Berbatov menjadi cadangan.

MU mengambil inisiatif serangan begitu laga dimulai. Menit keempat, Young melepas tembakan usai menerima operan Rooney namun masih membentur Jolen Lescott.

Tak lama bersalang, sepakan Chris Smalling di kotak penalti mengarah ke sasaran, namun masih terlalu pelan sehingga masih belum membahayakan gawang City.

Setelahnya laga berlangsung berimbang. Kedua tim melancarkan tekanan. Seperempat jam laga berjalan, umpan Danny Welbeck dari sisi kanan mengarah ke Rooney di kotak penalti. Namun Wazza gagal menyelesaikan operan tersebut.

Rooney! Tendangan bebas striker MU ini di menit ke-23 masih di atas gawang yang dijaga Joe Hart.

Setelahnya gelombang serangan Setan Merah berlanjut. Kerjasama Welbeck dan Nani menghadirkan ancaman, namun bisa diantisipasi pemain belakang City.

City memiliki peluang di menit ke-28. Menerima umpan terobosan, James Milner yang berada di kotak penalti melepas tendangan ke arah tiang jauh, namun usaha dia masih melenceng.

Nani! Sepuluh menit menjuju jeda, tendangan bebasnya masih tipis di samping kanan gawang The Citizens.

Gol! City unggul 1-0 di menit ke-38 melalui Joleon Lescott. Tendangan bebas David Silva sukses ditanduk oleh Lesoctt. Sementara De Gea sudah bergerak ke arah yang salah.

Anak buah Roberto Mancini menambah skor di menit akhir babak pertama. Tendangan yang dilepas Edin Dzeko dari luar kotak penalti menjebol gawang The Red Devils.

MU punya peluang saat babak kedua memasuki menit keempat. Umpan Tom Cleverley dari ditanduk oleh Welbeck, namun upaya yang dia lakukan masih melenceng dari sasaran.

Gol! Setan Merah memperkecil ketinggalan menjdai 1-2 melalui Chris Smalling di menit ke-52. Umpan tendangan bebas dari Ashley Young berhasil dikonversi Smalling yang berhasil bergerak maju melewati para pemain City yang menjaganya.

Skor berubah menjadi 2-2! Gol penyama MU dikemas oleh Nani di menit ke-58. Gol ini berawal dari kerjasama segitiga antara Rooney, Nani, dan Cleverley. Nani berhasil mengakhiri proses serangan tersebut lewat sebuah tendangan dari sebelah kanan gawang Hart.

Seperempat jam menuju akhir pertandingan, peluang City lewat tendangan Adam Johnson digagalkan David De Gea.

Kedua tim saling melancarkan tekanan. Tendangan Edin Dzeko dua menit menuju akhir laga masih terlalu pelan dan bisa diselamatkan De Gea.

Gol! MU berbalik unggul 3-2 melalui Nani di masa injury time babak kedua. Gol ini berawal dari serangan balik yang dilakukan MU. Bola yang dibuang Wayne Rooney dari kotak penalti MU mengarah ke Nani.

Bola kemudian berusaha dibuang oleh Vicent Kompany namun justru mengenai badan Nani. Kemudian pemain asal Portugal itu berhasil menguasai bola dan tanpa kawalan berarti, ia berlari terus ke kotak penalti City. Usai mengecoh kiper Joe Hart, Nani melepas tembakan yang membawa MU memimpin 3-2.

Susunan Pemain

Man.City: Hart; Lescott, Kompany, Richards, Kolarov (Clichy 73), Yaya Toure, De Jong, Milner (Adam Johnson 67), David Silva, Dzeko, Balotelli (Barry 63)

Man.United: De Gea; Ferdinand (Jones 46), Evra (Rafael 71), Vidic (Evans 46), Smalling, Carrick (Cleverley 46), Young, Nani, Anderson, Rooney, Welbeck (Berbatov 88)
( nar / krs )

Minggu, 07/08/2011 22:51 WIB
Community Shield
MU Kalahkan City, Hasil Ulangan 55 Tahun Silam
Kris Fathoni W - detiksport


Getty Images

Jakarta - Manchester United menundukkan Manchester City di ajang Community Shield, jelang Liga Primer musim 2011/2012. Ini kemenangan kedua MU atas City di ajang yang sama.

Di stadion Wembley, Minggu (7/8/2011), MU ketinggalan dulu 0-2 saat paruh pertama laga kontra City. Namun, 'Setan Merah' bangkit di paruh kedua untuk berbalik menang 3-2.

Ini adalah kali ke-19 MU sukses menggondol trofi Community Shield yang dulu bernama Charity Shield--15 kali menang sendirian dan empat kali gelar juara bersama. MU juga tercatat sebagai tim tersukses di ajang ini.

Sementara untuk City, torehan gelar juara di ajang tersebut pun masih terhenti di angka tiga, setelah sebelumnya menjadi jawara pada tahun 1937, 1968 dan 1972.

Derby kota Manchester di ajang Community Shield/Charity Shield sendiri bukan baru kali ini saja terjadi. Keduanya juga pernah berhadapan pada tahun 1956, 55 tahun silam, dalam pertandingan yang dimenangi MU di Maine Road berkat sebiji gol Dennis Viollet.

Hasil tahun ini juga menjadi kali kedua beruntun Community Shield tidak mesti diselesaikan dengan adu penalti, sebuah proses yang mesti dilakoni di tiga edisi sebelumnya--2007, 2008 dan 2009. Pertandingan tahun lalu berakhir di waktu normal dengan skor 3-1 untuk kemenangan MU atas Chelsea.
( krs / mrp )

Minggu, 07/08/2011 23:00 WIB
Rooney Puji Pemain Muda MU
Narayana Mahendra Prastya - detiksport

Getty Images

London - Wayne Rooney mengatakan bahwa Manchester United memang layak meraih kemenangan di Community Shield. Wazza secara khusus juga memuji pemain muda The Red Devils.

MU mengatasi Manchester City 3-2 dalam pertandingan Community Shield yang berlangsung Minggu (7/8/2011) malam WIB. Di laga tersebut tim besutan Sir Alex Ferguson sempat ketinggalan 0-2 terlebih dahulu sebelum berhasil comeback dan menang.

"Kemenangan ini menunjukkan siapa tim yang terbaik. Kami mendominasi di sepanjang laga. Skor akhir yang terjadi adalah sesuatu yang pantas. Kami merupakan juara dan kami adalah team to beat dan kami ingin membuktikan itu," lugas Wayne Rooney seperti dikutip dari BBC.

Pemain depan MU itu juga memuji para pemain muda di "Setan Merah". "Yang menjadi perbedaan adalah pemain muda kami tampil luar biasa," lugasnya.

Di pertandingan ini, Fergie menurunkan sejumlah pemain mudanya seperti Phil Jones, Tom Cleverley, Chris Smalling, dan Danny Wellbeck. Para youngster itu berhasil menunjukkan kualitasnya.

Smalling bahkan mencatatkan namanya di papan skor dengan mencetak gol pertama MU. Sementara Cleverley terlibat dalam proses lahirnya gol penyama The Red Devils yang dikemas Nani.
( nar / mrp )

Minggu, 07/08/2011 23:05 WIB

Kemenangan MU Kian Manis karena Lahir dalam Derby
Kris Fathoni W - detiksport



Getty Images
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3a24c19&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=66&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a3a24c19' border='0' alt='' /></a>
London - Menang usai ketinggalan duluan jelas membahagiakan. Kian menyenangkan karena itu dicapai Manchester United seraya menaklukkan musuh bebuyutan, Manchester City.

Pertarungan MU kontra City di Stadion Wembley, Minggu (7/8/2011), berjalan sengit sedari menit awal. Ini terlihat saat kedua kesebelasan sama-sama sudah menuai kartu seiring dengan dikartukuningnya Edin Dzeko dan Anderson.

Setelah saling serang, City menghentak MU dengan gol Joleon Lescott pada menit 38. Belum pulih dari kejutan itu, 'Setan Merah' kembali dibuat terperangah oleh gol Dzeko beberapa saat sebelum turun minum.

Ketinggalan 0-2, MU ternyata malah bisa bangkit perlahan-lahan. Chris Smalling dan Nani pun kemudian menyamakan kedudukan.

Tak berhenti sampai situ, Nani lantas mencetak gol telat di menit injury time lewat sebuah serangan balik. MU berbalik menang 3-2 atas City, sang rival sekota, usai lebih dulu tertinggal dua gol.

"Ini brilian. Terasa lebih manis lagi karena terjadi dalam sebuah derby Manchester," komentar gelandang MU Tom Cleverley kepada BBC Radio 5 live.

"Ini adalah sebuah partai besar buat kami dan menunjukkkan bahwa kami, dengan tim berisikan pemain muda, bisa menang merupakan hal bagus untuk klub," imbuh pemain 21 tahun itu.
( krs / nar )

Dramatis, MU Raih Trophy Community Shield

Nani berhasil memanfaatkan kesalahan para pemain City dan mencetak gol kemenangan MU.

Minggu, 7 Agustus 2011, 22:37 WIB
Zika Zakiya, Luzman Rifqi Karami
Pemain MU Wayne Rooney (merah) dan pemain Man City Vincent Kompany (AP Photo/Jon Super)

VIVAnews – Manchester United meraih kemenangan dramatis dalam ajang Community Shield di Stadion Wembley, Minggu 7 Agustus 2011. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Red Devils akhirnya membalikkan kedudukan dan menekuk Manchester City 3-2.

Tiga gol yang diciptakan MU semuanya terjadi di babak kedua. Gol pertama dibuka oleh Chris Smalling di menit 52, dan dua gol lagi diborong Nani di menit 58 dan di masa injury time.

Bermain di Stadion Wembley, pertandingan berjalan seimbang di babak pertama. Kedua kesebelasan silih berganti melakukan penyerangan. City akhirnya lebih dahulu unggul lewat aksi Joleon Lescott menit 38. Tendangan bebas David Silva sukses ditanduk oleh Lescott. Sementara De Gea sudah bergerak ke arah yang salah.

Menit 45, City sukses menggandakan kedudukan. Tendangan jarak jauh Edin Dzeko dari jarak 30 meter tak bisa dijangkau kiper baru MU, David de Gea. Skor 2-0 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua, MU melakukan tiga pergantian, yakni Cleverley, Evans dan Jones masuk menggantikan Carrick, Ferdinand dan Vidic. Pertandingan pun berlangsung cepat dan keras.

Setelah saling serang, MU akhirnya sanggup menipiskan ketertinggalan menit ke-52 lewat aksi Smalling. Berawal dari tendangan bebeas Ashley Young, Smalling sanggup melewati penjagaan para pemain City.

Enam menit berselang, MU sanggup menyamakan kedudukan lewat aksi Nani. Berawal dari kerjasama segitiga antara Rooney, Nani, dan Cleverley, Nani berhasil mengakhiri proses serangan tersebut lewat sebuah tendangan dari sebelah kanan gawang Joe Hart.

Man City melakukan serangkaian pergantian. Menit 58, Barry menggantikan Balotelli, lalu menit 67 Johson menggantiak Millner. Selanjutnya menit 73, Alexander Kolarov digantikan pemain baru City, Gael Clichy. City mendapat peluang menit 76 lewat aksi Adam Jonhson. Namun tendangannya masih bisa diblok oleh David de Gea.

Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, Nani berhasil memanfaatkan kesalahan para pemain City dan berlari sendirian hingga dengan mudah menceploskan bola. Skor pun berubah menjadi 3-2 untuk pasukan Sir Alex Ferguson dan bertahan hingga akhir pertandingan. Ini adalah gelar ke-19 MU di ajang Community Shield.

Susunan pemain kedua tim

Manchester City: Hart, Richards, Kompany, Lescott, Kolarov (Clichy 73), De Jong, Silva, Y Toure, Milner (Johnson 67), Balotelli (Barry 58), Dzeko

Manchester United: De Gea, Smalling, Ferdinand, Vidic (Jones 46), Evra, Nani, Carrick, Anderson, Young, Rooney, Welbeck (Berbatov 88)

• VIVAnews

Community Shield

United Tuntaskan Dendam

Hendra Mujiraharja - Okezone
Minggu, 7 Agustus 2011 22:21 wib
Pemain Manchester United merayakan gol. Foto: Reuters
Pemain Manchester United merayakan gol. Foto: Reuters
LONDON - Manchester United berhasil menuntaskan dendam atas kekalahan di semifinal FA Cup. Sempat tertinggal 0-2, Nemanja Vidic dkk membalikkan keadaan menjadi 3-2, sekaligus meraih gelar juara yang ke-19 kali di Community Shield.

Dalam pertandingan di Wembley, Minggu (7/8/2011) malam WIB, pelatih Sir Alex Ferguson memainkan duet Wayne Rooney dan Danny Welbeck di lini depan. Sementara itu, Dimitar Berbatov yang merupakan top skorer Premier League musim lalu, berada dibangku cadangan.

Sementara itu, Roberto Mancini menurunkan duet Edin Dzeko dan Mario Balotelli untuk menggempur pertahanan Setan Merah. Serangan City semakin berbahaya dengan kehadiran David Silva. Sedangkan Sergio Aguero berada dibangku cadangan.

Sebenarnya, United memulai pertandingan dengan baik. Vidic dkk mampu mendominasi pertandingan. Peluang pertama berhasil didapat oleh Rooney pada menit 23. Sayang, tendangannya masih melambung dari gawang Joe Hart.

City mencoba membalas serangan United, sebuah peluang tercipta lewat tendangan keras James Milner beberapa saat kemudian. Kali ini, sepakan pemain Timnas Inggris ini masih menyamping dari gawang David de Gea.

Tertekan sepanjang pertandingan, City justur berhasil unggul lebih dulu. Sebuah gol berhasil dijaringkan oleh Jolean Lescot. Berawal dari tendangan bebas Silva, tandukan Lescot tidak mampu dibendung oleh De Gea. 1-0 City memimpin.

Gol itu semakin memupuk rasa percaya diri para pemain The Citizens. Hasilnya, Dzeko berhasil melesatkan sebuah gol menjelang pertandingan babak pertama berakhir. Tendangan kerasnya menghujam keras ke gawang United. Skor 2-0 untuk City.

United mencoba bangkit di babak kedua. Ferguson menarik keluar Rio Ferdinand, Vidic dan Michael Carrick yang tidak bermain maksimal di babak pertama. Mereka digantikan oleh Jonny Evans, Phil Jones dan Tom Cleverley. Keputusan Fergie pun tepat.

Sebab, Chris Smalling sempat memperkecil ketinggalan buat United pada menit 52. Berawal dari sebuah tendangan bebas Young, sentuhan Smalling berhasil bersarang ke gawang Hart. 2-1 City masih memimpin. Gol itu semakin menambah rasa percaya diri pemain Setan Merah.

Bahkan, tidak lama kemudian, skuad Ferguson berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Kali ini, giliran Luis Nani yang berhasil mencetak gol ke gawang City. Tendangannya tidak mampu dihentikan oleh Hart.

Akhirnya, United memastikan gelar juara, setelah Nani menceploskan gol kedua. Berawal dari sebuah kesalahan Kompany, Nani berlari sendiri ke depan gawang City. Tanpa kesulitan, winger asal Portugal itu menjebol gawang Hart. 3-2 United memimpin.

Susunan Pemain
Manchester City: Hart; Richards, Kompany, Lescott, Kolarov (Clichy 72); Y Toure, De Jong, Milner (Johnson 67); Balotelli (Barry 59), Dzeko, Silva.

Manchester United: De Gea; Smalling, Ferdinand (Jones 46), Vidic (Evans 46), Evra (Rafael 71); Nani, Carrick (Cleverley 46), Anderson, Young; Rooney, Welbeck (Berbatov 89).
(hmr)

Nani: Darah Muda Penentu Kemenangan MU
Wirawan Kusuma | Hery Prasetyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 02:23 WIB

DAYLIFE
Ekspresi gelandang Manchester United Luis Nani setelah mencetak gol pertamanya ke gawang Manchester City dalam laga Community Shield di Stadion Wembley, London, Minggu (7/8/2011).

LONDON, KOMPAS.com
Winger Manchester United (MU), Luis Nani, mengungkapkan, kemenangan 3-2 timnya atas Manchester City dalam laga Community Shield, Minggu (7/8/2011), tak lepas dari masuknya para pemain muda mereka di babak kedua.

Manajer MU, Sir Alex Ferguson, membuat perjudian dalam laga ini saat timnya tertinggal 0-2 dari City. Ferguson memainkan Phil Jones, Tom Cleverley, Jonathan Evans, dan Rafael untuk menggantikan posisi Rio Ferdinand, Michael Carrick, Nemanja Vidic, dan Patrice Evra.

Hasilnya memuaskan. Kehadiran keempat pemain ini membuat permainan MU lebih hidup dan mampu membalikkan keadaan. Bahkan, Cleverley berhasil mempersembahkan satu assist untuk gol Nani.

"Aku pikir masuknya pemain muda di babak kedua membantu kami untuk percaya bahwa kami bisa mencetak gol. Kami Manchester United dan kami percaya hingga akhir," ujar Nani kepada Sky Sports.

"Kami mengatakan, kami hanya butuh mencetak gol pertama (di babak kedua) dan kemudian pertandingan akan menjadi lebih mudah dan kami melakukannya dengan baik," sambungnya.

Ia menambahkan, "Melawan City dan menang seperti ini tentu merupakan hal yang bagus. Aku pikir fans akan bangga terhadap kami. Ini hari yang indah dan kami menikmatinya saat ini."


Mancini: Harusnya Kami Tidak Kalah dari MU
Tjatur Wiharyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 06:17 WIB

AFP
Manajer Manchester City Roberto Mancini.

MANCHESTER, KOMPAS.com
- Manajer Roberto Mancini mengatakan Manchester United mungkin bermain lebih baik dari timnya, pada Community Shield, Minggu (7/8/2011). Namun, menurutnya, skor akhir 3-2 untuk MU mungkin bukanlah hasil yang seharusnya.

City sempat unggul 2-0 melalui Joleon Lescott pada menit ke-38 dan Edin Dzeko (45). MU kemudian bangkit dan menang 3-2 berkat gol Chris Smalling (52) dan Nani (58, 90).

"Mungkin mereka bermain lebih baik dari kami. Namun, hasil yang benar setelah 90 menit mungkin adalah 2-2," ujar Mancini.

Rooney: Kami Mendominasi dari Awal hingga Akhir
Wirawan Kusuma | Hery Prasetyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 01:52 WIB

Daylife
Dua pemain Manchester united, Wayne Rooney (kiri) dan Anderson (kanan) ketika merayakan kemenangan 3-2 timnya atas Manchester City di laga Community Shield, Minggu (7/8/2011).

LONDON, KOMPAS.com — Striker Manchester United, Wayne Rooney, menilai timnya layak menang 3-2 atas Manchester City dalam laga Community Shield, Minggu (7/8/2011). Menurutnya, MU tampil mendominasi, sedangkan City tak menunjukkan taji.

Dalam laga ini, City sebenarnya berhasil unggul 2-0 terlebih dulu di babak pertama. Namun, MU mampu bangkit dan menunjukkan mentalitas juaranya di babak kedua. Gol dari Chris Smailing (menit ke-52) dan Luis Nani (58 dan 94) membuat "Red Devils" berbalik unggul dan meraih trofi Community Shield mereka yang ke-19.

"Ya, tentu saja (sangat manis bisa mengalahkan City). Aku pikir (dalam laga itu) hanya ada satu tim yang tampak ingin memenangkan laga dan kami mendominasi dari awal hingga akhir," kata Rooney kepada Sky Sports.

"Mereka mencetak dua gol yang entah dari mana (asalnya), tapi kami masih cukup (kuat) untuk memenangkan pertandingan," sambungnya.

Laga ini sendiri berjalan sedikit keras. Ini terbukti dari banyaknya pelanggaran yang terjadi (25 pelanggaran). Bahkan, wasit harus mengeluarkan tujuh kartu kuning dalam laga ini, yaitu lima untuk City dan dua untuk MU. Meski demikian, Rooney menilai kedua tim tak memainkan sepak bola yang berbahaya.

"Tak ada tekel yang berbahaya dalam pertandingan ini. Memang terjadi beberapa pelanggaran, tapi itu hal yang biasa. Kedua tim bermain untuk menang dan itu sangat melelahkan," jelas Rooney.

Community Shield
Fergie: Pemain Muda Lulus Tes
Jonathan Pandapotan | Hery Prasetyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 02:48 WIB

AFP
Manajer Manchester United Alex Ferguson.

LONDON, KOMPAS.com Manajer Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, mengaku bangga kepada para pemain mudanya yang tampil gemilang melawan Manchester City pada ajang Community Shield, Minggu (7/8/2011).

MU menang 3-2 di laga ini. "Setan Merah" sebenarnya sempat kesulitan dan tertinggal 0-2 di paruh pertama. Meski demikian, MU bangkit setelah Fergie memasukkan tiga pemain muda, yakni Phil Jones, Tom Cleverley, dan Jonathan Evans.

"Itu adalah performa yang hebat. Kami tim yang lebih baik dari babak pertama. Namun, mereka adalah tim besar. Mereka lebih kuat secara fisik dan set-piece adalah sesuatu yang mengkhawatirkan kami dan mereka berhasil mencetak gol dari hal itu. Gol mereka bertentangan dengan alur permainan dan gol itu mengubah pertandingan. Bagi saya, gol kedua City seolah-olah telah membunuh pertandingan," kata Fergie.

"Kami selalu akan membuat pergantian pemain. Saya ingin mengekspos Jones, Evans, dan Cleverley untuk situasi seperti ini. Ini adalah tantangan besar. Dan, mereka telah melakukan tugas dengan baik. Kami memiliki kepercayaan kepada kelompok pemain ini," jelas pelatih asal Skotlandia tersebut.

"Pembelian Jones dan David De Gea memberi kami masa depan yang baik. Mereka berdua luar biasa. Ashley Young telah berusia 26 tahun. Anda bisa mengatakan bahwa ia adalah pemain yang matang karena ia telah berada di Aston Villa selama beberapa tahun. Ia akan mendapat jenis tantangan baru di MU," pungkas Fergie. (MU)

Community Shield
Mancini: City Kehilangan Kendali
Jonathan Pandapotan | Hery Prasetyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 02:05 WIB

AFP
Pelatih Manchester City, Roberto Mancini

LONDON, KOMPAS.com — Manajer Manchester City, Roberto Mancini, mengaku kecewa oleh permainan timnya di babak kedua melawan Manchester United (MU) pada ajang Community Shield, Minggu (7/8/2011). Menurutnya, "The Citizens" kehilangan kendali pertandingan dan inilah yang membuat MU bisa bangkit dan membalikkan keadaan.

City dibekuk MU 2-3 di Stadion Wembley. "The Citizens" sempat unggul 2-0 sampai babak pertama berakhir. Namun, "Setan Merah" bangkit dan sukses mengakhiri laga dengan kemenangan.

"Saya kecewa karena di ruang ganti pada 45 menit pertama kami unggul dua gol. Namun, ketika sudah unggul seperti itu, Anda perlu mengontrol permainan. Yang positif bagi saya adalah 20 menit terakhir pada babak pertama. Di babak kedua, MU menekan kami karena mereka tertinggal dan kami kehilangan kendali permainan. Anda tidak bisa membiarkan itu terjadi," tutur Mancini seusai laga.

"Kami perlu memahami kenapa kami kalah di pertandingan ini. Kami bermain baik dan unggul dua gol. Namun, kami perlu memiliki mentalitas yang lebih kuat. Ketika bermain melawan tim kuat seperti MU atau ketika berada di Liga Champions, kami harus terus bermain sepak bola sampai laga berakhir."

"Kami tidak bisa terus bermain seperti yang kami lakukan di babak kedua. Sangat penting bagi kami untuk memahami hal ini. Kami kecewa karena ingin memenangkan trofi ini. Jadi, kami harus memahami mengapa kami kalah dan memperbaiki diri," pungkasnya. (MC)

Community Shield
Young: MU Menang karena Karakter
Jonathan Pandapotan | Hery Prasetyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 06:09 WIB

DAYLIFE
Pemain sayap Manchester United, Ashley Young (kiri).

LONDON, KOMPAS.com
— Gelandang sayap Manchester United (MU), Ashley Young, menilai, timnya memiliki karakter pantang menyerah sampai peluit akhir dibunyikan. Menurutnya, inilah yang menjadi dasar kekuatan "Setan Merah" untuk bisa menekuk Manchester City pada ajang Community Shield, Minggu (7/8/2011).

MU menang dengan skor 3-2 di laga ini. Bukan hal gampang untuk MU dalam memenangi pertandingan tersebut. Pasalnya, City memberikan perlawanan yang cukup alot. James Milner dan kawan-kawan bahkan sempat unggul 2-0 di babak pertama, sebelum akhirnya MU bangkit dan membalikkan keadaan.

"Ini adalah partai derbi. Jadi, kedua tim ingin menang dan kami sangat senang berhasil mendapatkan hal tersebut. Saya pikir kami mengontrol pertandingan, khususnya di babak pertama. Kami terus mengendalikan bola dengan baik dan menciptakan peluang. Kami sempat kecewa pada masa istirahat karena tertinggal dua gol," terang Young.

"Namun, kami memiliki karakter dan kekuatan untuk bangkit kembali dari ketertinggalan dua gol. Kami tahu, kami akan menciptakan peluang dan itulah yang kami lakukan di babak kedua. Kami mengambil alih pertandingan dari tangan mereka," tukasnya.

Kemenangan ini menjadi pembalasan MU atas kekalahan mereka dari City pada semifinal Piala FA musim lalu. Ketika itu, "The Citizens" menang dengan skor 1-0 lewat gol Yaya Toure. (MU)

Ferguson Tak Mau Kritik De Gea
Wirawan Kusuma | Hery Prasetyo | Senin, 08 Agustus 2011 | 02:18 WIB

Daylife
Ekspresi kiper Manchester United, David De Gea, ketika gawangnya dibobol oleh pemain Manchester City dalam laga Community Shiled, Minggu (7/8/2011), yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan MU.

LONDON, KOMPAS.com — Manajer Manchester United (MU), Sir Alex Ferguson, tak mau ikut mengkritik penampilan kiper barunya, David De Gea, saat timnya menang 3-2 atas Manchester City di Community Shield, Minggu (7/8/2011).

De Gea memang mendapat kritikan dari banyak pihak setelah melakukan dua kesalahan yang membuat gawangnya kebobolan. Penampilannya dianggap kurang maksimal.

Kesalahan pertama De Gea terjadi saat Joleon Lescott mencetak gol pertama City. Saat itu, De Gea terlihat ragu-ragu untuk memotong bola hasil tendangan bebas David Silva yang akhirnya menjadi assist gol ini. Keragu-raguan tersebut membuatnya salah posisi ketika mengantisipasi tandukan Joleon Lescott yang akhirnya membuat City unggul 1-0.

De Gea juga memberi andil ketika City mencetak gol keduanya lewat tendangan keras Edin Dzeko. Lagi-lagi De Gea berada dalam posisi yang salah dalam mengantisipasi datangnya bola. Kiper asal Spanyol ini juga terlambat bereaksi untuk menutup laju bola dan membuat gawangnya kembali kebobolan.

"Sulit untuk mengatakannya," ujar Ferguson ketika ditanya wartawan soal gol yang dicetak City.

Beruntung bagi De Gea, kesalahannya tersebut tak berbuah kekalahan bagi timnya. Meski tertinggal 0-2, MU secara fantastis mampu bangkit dan akhirnya membalikkan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Cris Smailing (menit ke-52) serta Luis Nani (58 dan 94). (SCN)

"United Lawan City Bukan Pertandingan Biasa"
Viriya Paramita | Aloysius Gonsaga | Senin, 08 Agustus 2011 | 17:30 WIB

AFP
Pemain Manchester United, Chris Smalling (kiri).

KOMPAS.com - Bek muda Manchester United, Chris Smalling, mengatakan bahwa fakta timnya harus menjalani derbi melawan Manchester City, yang merupakan seteru abadinya selama ini, di ajang Community Shield, membuat pertandingan tersebut menjadi lebih bergengsi dan penuh tensi.

"Mereka bilang ini hanyalah pertandingan persahabatan, tapi (United) melawan City tak akan pernah menjadi sebuah pertandingan persahabatan semata. Jadi bagi kami, mendapatkan peluang pada menit ke-93 untuk menusuk 'jantung' mereka...(Smalling tak bisa menemukan kata-kata yang tepat) Semoga di kesempatan selanjutnya kami bisa menang (kembali) melawan mereka," ujar Smalling.

Bek berusia 21 tahun itu pun mengatakan bahwa timnya hanya tak beruntung sehingga bisa tertinggal dua gol di akhir babak pertama. Ia mengatakan, "Itu adalah perasaan yang hebat. Kami sedikit tak beruntung di babak pertama, aku merasa kami telah bermain baik pada setengah jam pertama, tapi kami tak beruntung karena mereka bermain dengan lebih klinis."

"Pada babak kedua, manajer menekankan bahwa kami harus mendapatkan bola dan mengambil setiap peluang yang ada, dan kami berhasil memperlihatkan penampilan yang luar biasa."

Gelar Community Shield dirasa Smalling dapat menjadi batu loncatan bagi timnya untuk bermain baik di awal musim 2011/2012. "Ini adalah dorongan yang luar biasa untuk musim yang baru. Ini adalah trofi besar yang luar biasa dan sangatlah berat. Akan bagus untuk kembali ke Manchester (dengan membawa trofi ini), tapi ada hal-hal lain yang lebih penting untuk dimenangkan. Semoga kami bisa memulai dengan baik dari sini," ujar Smalling.

United Menang karena Tidak Panik
Aloysius Gonsaga | Senin, 08 Agustus 2011 | 17:20 WIB

AFP
Bek Manchester United, Chris Smalling, merayakan kesuksesannya mencetak gol ke gawang Manchester City.

KOMPAS.com - Bek muda Manchester United, Chris Smalling, mengatakan bahwa timnya tidak panik saat tertinggal dua gol di akhir babak pertama pertandingan melawan Manchester City, Minggu (7/8/2011). Hal itu lah yang membuat "Setan Merah" bisa tetap bermain tenang hingga sukses membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.


Smalling mengungkapkan kondisi ruang ganti timnya saat jeda pertengahan babak pertandingan yang berlangsung di Stadion Wembley itu. "Tak ada satu pun yang benar-benar terpukul, karena walau mereka (City) bisa mencetak dua gol, kami tahu bahwa kami telah bermain lebih baik. Jadi sungguh penting bagi kami untuk mendapatkan gol pertama dan memulai kembali dari sana," tuturnya.

Bek berusia 21 tahun itu pun mengatakan bahwa ia bisa mencetak gol akibat instruksi yang diberikan pelatih kepadanya. "Manajer mengatakan bahwa mereka melakukan penjagaan penjagaan secara area (bukan individu), jadi masalahnya adalah bagaimana cara mencari posisi yang tepat. Aku sempat melirik hakim garis (setelah mencetak gol) dan beruntung, benderanya tak diangkat dan itu membuat kami bisa melaju kembali," kata pemain asal Inggris itu.

Usai Kalah dari MU, City Tetap Optimistis
Jonathan Pandapotan | Hery Prasetyo | Selasa, 09 Agustus 2011 | 01:27 WIB

Daylife
Bek Manchester City, Vincent Kompany.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester City, Vincent Kompany, mengakui timnya tak bermain maksimal melawan Manchester United di ajang Community Shield. Meski demikian, katanya, hal ini takkan terlalu berpengaruh karena City tetap percaya diri menyambut musim 2011-12.


City dibekuk MU 2-3 di Stadion Wembley, Sabtu (6/8/2011). City sebenarnya sempat unggul dua gol di babak pertama. Namun, "Setan Merah" bangkit dan sukses membalikkan keadaan di paruh kedua.

"Kami sangat percaya diri. Kami telah melihat bahwa meski tidak memainkan permainan terbaik, kami masih berbahaya. (Lawan MU) cuma kekalahan tipis. Kami sudah mendapatkan banyak hal dan kami terus berkembang. Kami akan siap menghadapi Premier League, Liga Champions, dan Piala FA. Kami adalah tim yang kuat dan terorganisasi dengan baik," kata Kompany.

Pekan depan, City akan memulai petualangannya di musim baru melawan tim promosi, Swansea.

"Akan bagus untuk menjuarai Community Shield. Namun, kenyataan bahwa kami gagal tidak akan mengubah apa pun terkait cara kami bekerja jelang laga melawan Swansea. (Lawan MU) bukan performa terbaik kami, tetapi kami akan siap Senin depan," ucapnya.

"Kami sangat senang karena ada musim besar di depan kami. Kami telah bekerja keras. Hari Senin nanti akan menjadi awal yang besar untuk kami," tuntas Kompany. (SUN)

De Gea: Aku Harus Cepat Beradaptasi
Wirawan Kusuma | Aloysius Gonsaga | Senin, 08 Agustus 2011 | 23:07 WIB

Daylife
Ekspresi kiper Manchester United, David De Gea, ketika gawangnya dibobol oleh pemain Manchester City dalam laga Community Shiled, Minggu (7/8/2011), yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan MU.

LONDON, KOMPAS.com - Kiper Manchester United, David De Gea, menilai dirinya harus cepat beradaptasi dengan gaya sepak bola Inggris jika ingin sukses menjadi suksesor Edwin van der Sar.


Di laga resmi pertamanya bersama MU, De Gea masih terlihat gugup. Pemain yang didatangkan dari Atletico Madrid ini pun membuat kesalahan cukup batal yang berbuah dua gol saat timnya menang 3-2 atas Manchester City di Community Shield, Minggu (7/8/2011).

De Gea sendiri mengaku dirinya belum nyetel dengan permainan MU. Namun, dirinya membantah dirinya akan kesulitan untuk beradaptasi karena gaya sepak bola Spanyol dengan Inggris jauh berbeda.

"Tidak, sepak bola tetap sepak bola. Baik di sini maupun di negara lain. Aku harus cepat beradaptasi dan berkembang di setiap pertandingan," kata kiper asal Spanyol ini kepada Sky Sports.

De Gea sendiri diikat MU dengan kontrak lima tahun. "Red Devils" harus merogoh kocek sebesar 18 juta poundsterling (sekitar Rp 248 miliar) untuk membeli kiper yang juga jadi andalan tim nasional Spanyol U-21 ini. MU berharap, De Gea mampu menjadi pengganti yang sempurna dari Van der Sar yang memutuskan pensiun dari sepak bola, akhir musim lalu.

City Kalahkan MU 3-2?
Ferril Dennys | Hery Prasetyo | Selasa, 09 Agustus 2011 | 05:22 WIB

Daylife
Situs resmi Manchster City melakukan kesalahan fatal saat memberitakan hasil pertandingan melawan Manchester United di Community Shield, Minggu (7/8/2011).

MANCHESTER, KOMPAS.com — Situs resmi Manchester City, www.mcfc.co.uk, melakukan kesalahan fatal saat memberitakan hasil pertandingan melawan Manchester United di Community Shield, Minggu (7/8/2011). Situs web tersebut menulis hasil pertandingan dengan judul "Man Utd 2 City 3".


Dalam pertandingan itu, tim besutan Roberto Mancini memang unggul 2-0 lebih dulu pada babak pertama berkat gol yang diciptakan Joleon Lescott dan Edin Dzeko. Kemudian, segalanya berantakan pada babak kedua.

Nani berhasil menyamakan kedudukan 2-2 setelah Chris Smalling mencetak gol terlebih dulu pada menit ke-52. Akhirnya, "The Citizens" dipaksa menelan kekalahan. Mencuri bola dari Vincent Kompany pada masa injury time, Nani berhasil menyarangkan bola dan memastikan kemenangan timnya 3-2.

Namun, situs resmi City itu membuat kesalahan fatal dalam menginformasikannya kepada pembaca. Mereka malah menulis City unggul 3-2, bukan sebaliknya. City akhirnya memperbaiki kesalahan itu.

Kesalahan tersebut dilakukan oleh David Clayton, sang penulis di situs tersebut. Banyak pembaca, terutama pemnggemar City, sempat senang karena situs tersebut menuliskan hasil pertandingan dengan judul besar "Man Utd 2 City 3". Belum diketahui hal ini sengaja atau tidak. Yang pasti, City telah memperbaiki kesalahan tesebut. (YS)

MU juara Community Shield 2011 -TopSkor/Getty Images-

LONDON - Manchester United (MU) kembali mempertontonkan spirit fightback yang selama ini identik dengan karakter permainan mereka. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama oleh Manchester City pada Piala FA Community Shield, skuat “The Red Devils” -julukan MU- mampu mengejar dan membalikkan keadaan. MU pun merengkuh gelar juara untuk ke-18 kalinya.

Minggu (7/8), Sekitar 78 ribu penonton Stadion Wembley tak menyangka melihat papan skor pada akhir babak pertama. MU tertinggal dua gol dari City melalui aksi Joleon Lescott (menit ke-38) dan Edin Dzeko (45). Tapi, Alex Ferguson, pelatih “Setan Merah”, malah menarik keluar beberapa pemain senior, seperti Rio Ferdinand, Nemanja Vidic, dan Patrice Evra.

Phil Jones, Jonny Evans, dan Tom Cleverley pun masuk sebagai pemain pengganti. Yang di luar dugaan, mereka ini yang mengubah keadaan. Seakan tak terpengaruh dengan skor, pemain muda “The Red Devils” ini tampil tanpa beban dan lebih garang. Hasilnya, Chris Smalling dan Nani yang akhirnya memastikan gol kemenangan MU pada menit ke-52, 58, dan 90.

No comments:

Post a Comment